Jirayut Luv Indonesia, Eksplorasi Budaya Sulawesi Utara Bareng Waode POPA!

Jirayut Luv Indonesia, Eksplorasi Budaya Sulawesi Utara Bareng Waode POPA!

Jirayut Luv Indonesia – Siapa yang tidak kenal dengan Jirayut Afisan, penyanyi dangdut lulusan Dangdut Academy Asia 4. Walaupun gagal mendapatkan gelar juara, namun kehadirannya di dunia hiburan Indonesia mampu mengumpulkan penggemar yang tak sedikit.

Selain bernyanyi Jirayut juga memiliki bakat lain, yakni berakting dan juga menjadi pembawa acara. Berbagai judul FTV telah sukses ia bintangi. Tak hanya itu, kini dirinya bersanding dengan host ternama lainnya di panggung Bintang Pantura 6.

Meskipun berkebangsaan Thailand, namun ia memiliki banyak penggemar di Indonesia. Pria berdarah Thailand itu kini memiliki program istimewa berjudul Jirayut Luv Indonesia, untuk para penggemar setianya.

Baca juga: Diary Bintang Pantura, Meliput Kegiatan Peserta Bintang Pantura 6

Belajar Budaya

Dalam acara ini, Jirayut akan berkeliling nusantara untuk mempelajari dan mengeksplorasi berbagai budaya yang ada di Indonesia. Tidak hanya itu, Jirayut akan menampilkan keragaman seni, budaya, kuliner dan kearifan lokal dari seluruh nusantara. Dan tentunya setiap episode Jirayut Luv Indonesia akan menampilkan keistimewaan berupa bintang tamu yang mewakili 34 provinsi di Indonesia.

Kali ini Jirayut akan ditemani oleh Waode POPA karena tema nya Sulawesi Tenggara. Waode yang berasal dari Sulawesi Tenggara akan mengajarkan Jirayut bahasa daerah asli Sulawesi Tenggara yang digunakan sehari-hari. Waode juga akan menjelaskan tempat wisata yang terkenal seperti Pulau Labengki, Pulau Bokori, Air Terjun Moramo, Benteng keraton Buton (Benteng Terluas di dunia), Taman Nasional Wakatobi.

Baca juga: Berikut Original Series yang Dibintangi Oleh Arya Vasco Ekslusif Hanya di Vidio!

Eksplor Destinasi Baru

Waode juga menjelaskan salah satu hewan endemik atau khas dari Sulawesi Utara yaitu Anoa. Waode menjelaskan jika kamu berkunjung ke Buton, kamu bakal menemui beberapa orang dengan mata indah berwarna biru, mereka menjadi sangat istimewa. Sejak dahulu suku Buton sudah memiliki dan mewarisi sastra Wolio yang biasa disebut Kabanti. Karya sastra ini dipandang sebagai salah satu sastra paling tua di Nusantara.

Jirayut dan Waode juga akan mengeksplore makanan khas dari Sulawesi Utara seperti Sinonggi, Kabuto, Kasoami. Terakhir Waode memberi info Kampung Korea yang dapat ditemui ketika bertandang ke Sulawesi Tenggara, tepatnya di Kelurahan Bugi, Kecamatan Sorawolio, kota Baubau. Ini merupakan area permukiman masyarakat Cia-Cia dan semua nama jalannya menggunakan aksara huruf Korea, hangeul.

Baca juga: Series Jingga dan Senja Rilis Teaser Baru, Tayang di Vidio 22 Oktober

Streaming Jirayut Luv Indonesia di Vidio

Itu dia sekilas sinopsis dari saah satu episode Jirayut Luv Indonesia bersama Waode. Seru banget kan? Jadi tunggu apa lagi? Langsung aja streaming Jirayut Luv Indonesia ekslusif hanya di Vidio!

Dapatkan rekomendasi original series, drama Korea, Thailand, Mandarin, film barat, film Indonesia, anime, dan tayangan olahraga menarik hanya di Vidio.

Vidio menyajikan ribuan konten lokal maupun Internasional untuk layanan Video On Demand, konten eksklusif untuk serial TV, film layar lebar, pertandingan olahraga dari berbagai cabang dan berbagai pilihan genre lainnya karena #SemuaAdaDiVidio!

Tunggu apa lagi? Segera download dan berlangganan Vidio Premier sekarang juga untuk menikmati keseruan nonton berbagai macam tayangan kesukaan kalian!

Artikel Terkait

Link Nonton The Sultan, Talk Show Raffi Ahmad dan Andre Taulany!

Link Nonton The Sultan, Talk Show Raffi Ahmad dan Andre Taulany!

Preview Serial Loncat Kelas 2 Episode 05, Balas Dendam dan Orang Tua

Preview Serial Loncat Kelas 2 Episode 05, Balas Dendam dan Orang Tua

Semakin Menarik, Simak Sinopsis Kupilih Cinta Eps 3: Ketika Janji Harus Ditepati

Semakin Menarik, Simak Sinopsis Kupilih Cinta Eps 3: Ketika Janji Harus Ditepati

Preview Serial Kupilih Cinta 2 Episode 2: Ketika Pergi Adalah Satu-Satunya Jalan

Preview Serial Kupilih Cinta 2 Episode 2: Ketika Pergi Adalah Satu-Satunya Jalan