Alur Cerita Film Dancing In The Rain, Ketika Dimas Anggara Berperan Sebagai Anak Autis

Alur Cerita Film Dancing In The Rain, Ketika Dimas Anggara Berperan Sebagai Anak Autis

Film Dancing In The Rain – Siapa yang tidak mengenal Dimas Anggara, sederet film dan juga prestasi telah ia dapatkan semenjak terjun dalam dunia akting. Tidak seperti film yang pernah ia perankan sebelumnya sebagai lelaki gagah dan rupawan. Kali ini, ia memerankan sosok anak autis yang hidup dengan neneknya. Penasaran akan kisahnya? Yuk, simak synopsisnya!

Film ini berkisah tentang sosok anak lelaki bernama Banyu yang telah ditinggalkan oleh kedua orang tuanya sejak masih kecil, ia lalu diasuh dan dirawat dengan penuh kasih sayang oleh neneknya atau yang sering dipanggil dengan Eyang Uti.

Walaupun dengan kondisi sekarang, Banyu tetap melanjutkan sekolah dasar seperti anak lain. Namun, tentu saja banyak yang membullynya, Banyu pun saat itu dibantu oleh Radin dan juga Kinara. Persahabatan mereka pun tetap terjalin saat mereka tumbuh dewasa.

Baca Juga : Series Jingga dan Senja Rilis Teaser Baru, Tayang di Vidio 22 Oktober

Sejak kecil memang Banyu sangat menyukai hujan, ia menjadi sangat gembira saat hujan-hujanan, dan itu dilakukannya bahkan sampai saat Banyu dewasa seperti Radin dan Kinara. Kisah pahit pun berada dalam persahabatan antar mereka, dimana Kinara sudah didiagnosa mengidap penyakit meningitis serta ibu Radin, Katrin yang melarang Radin untuk bersahabat dengan Banyu.

Persahabatan mereka mulai renggang saat Katrin, ibu Radin memfitnah Banyu yang saat itu tidak sengaja mendorong Katrin hingga terjatuh. Pada saat bersamaan, Radin yang melihat hal itu marah besar pada Banyu. Sehingga hubungan mulai retak.

Scene beralih ke Radin yang sedang berlomba, tiba-tiba saat pertandingan berlangsung Radin jatuh tidak sadarkan diri. Ia langsung dibawa ke rumah sakit, dokter berkata bahwa Radin mengalami gagal jantung dan harus cepat mendapatkan donor jantung supaya ia dapat selamat.

Banyu yang saat itu sadar bahwa sahabat yang ia anggap seperti saudaranya itu membutuhkan bantuannya, langsung menulis surat kepada Eyang Uti yang bertuliskan “I want to give my heart to my brother, Radin” Saat itu hujan pun turun, Banyu yang sangat menyukai hujan pergi ke tengah jalan, tiba-tiba truk besar menabraknya. Pada saat bersamaan, kondisi Kinara mulai memburuk akibat penyakit yang ia derita.

Lalu bagaimanakah kelanjutan kisah persahabatan dari Banyu, Radin, dan Kinara disaat semua sedang dalam masalah? Apakah ketiganya dapat selamat dan menjalani hidup seperti semula? Saksikan kelanjutan cerita mereka dengan cara nonton film Dancing In The Rain di Vidio ya!

Artikel Terkait

Jakarta Mahgrib, Film Tentang Nilai Kehidupan

Jakarta Mahgrib, Film Tentang Nilai Kehidupan

Review Film Tri Mas Getir, Perjuangan Ciang Pek Melunasi Hutangnya. Ada Titi Kamal!

Review Film Tri Mas Getir, Perjuangan Ciang Pek Melunasi Hutangnya. Ada Titi Kamal!

Ini Dia Alasan Nonton Film Flight 555, Komedi Ringan Tentang Pembajak Pesawat

Ini Dia Alasan Nonton Film Flight 555, Komedi Ringan Tentang Pembajak Pesawat

Review Film Love For Sale, Ketika Cinta Mengubah Hidup Si Penyendiri

Review Film Love For Sale, Ketika Cinta Mengubah Hidup Si Penyendiri