Static Analysis di Dunia Industri

Beberapa waktu yang lalu, saya melihat dua buah tweet mengenai adopsi Infer (sebuah static analysis tool yang dirilis oleh Facebook) di dunia industri. Berikut ringkasannya:

  • Dalam sebuah blog post, kita dapat mengetahui bahwa Spotify mengintegrasikan Infer dalam proses mereka dan berkontribusi kembali agar Infer menjadi lebih baik.
  • Uber menambahkan Infer ke tools yang mereka pakai. Dalam sebuah presentasi, Luke St.Clair (Uber) menjelaskan tools yang mereka gunakan agar developer bisa code with confidence. Sayang sekali sepertinya tidak ada rekaman video untuk presentasi ini.

Sebagai tambahan, HHVM yang dirilis oleh Facebook juga memiliki static analysis tool (dan ada juga yang membuat lapisan tambahan di atasnya). Meski pengguna HHVM sudah cukup banyak, belum diketahui pasti berapa banyak dari mereka yang juga menggunakan static analysisnya. Rilis-rilis tools seperti ini ke publik patut diacungi jempol. Hal-hal yang dulu dianggap berat atau terlalu akademik sekarang bisa dinikmati oleh programer kantoran.

Di zaman di mana semua orang akan menikmati manfaat dari AI dan self-driving cars, tidak ada salahnya kita para programer meminta bantuan dari static analyzers (dan compilers).

Related Posts

Part II — Understanding about RuleChain

Mengenal dasar RxSwift

Making Backward Compatible Adaptive Colors for Dark Mode in iOS

Automate Your Android App Bundle Publishing using Jenkins

No Comment

Leave a Reply